Peugeot 307 Sporty – Sebuah Ulasan

Peringatan : Ulasan ini ditulis oleh saya, orang awam yang pengetahuannya tidak begitu mendalam mengenai dunia otomotif, hasil ulasan hanya merupakan apa yang dirasakan sehari-hari dan tidak mengandung unsur objektifitas

Sudah 2 tahun sejak orang tua saya membelikan saya sebuah mobil Peugeot 307 Sporty warna biru. Mengapa saat itu saya memilih Peugeot 307? Alasannya simpel, kendaraan saya sebelumnya adalah Peugeot 306, dan saya merasakan kendaraan ini sangat nyaman digunakan, sehingga saat ditawarkan untuk mengganti mobil dengan mobil lain ber-budget 100 juta-an, tentu saja hal yang pertama terlintas di kepala saya adalah adik 306, yaitu 307. Ya, dengan budget “hanya” sekitar 100 juta-an, anda dapat membeli mobil yang pernah menjadi European Car of The Year pada tahun 2001 ini, dalam kondisi bekas tentu saja. Cukup terjangkau bukan? Relatif juga ya terjangkau itu, maksud saya, untuk harga kisaran 100 juta-an itu, mobil ini menawarkan begitu banyak fasilitas dan kenyamanan. Baiklah, saya akan memulai ulasan saya dari beberapa sisi.

  • Kenyamanan

Begitu masuk ke dalam mobil ini, sudah terasa kabin yang nyaman, suasana senyap, Kursi empuk yang dilengkapi dengan sandaran tangan siap menopang tubuh anda. Mobil ini sudah dilengkapi dengan penyejuk udara yang dapat di set pada mode otomatis, dimana mobil akan menyesuaikan hembusan angin dan tingkat kesejukan berdasarkan suhu yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi, misal kita menginginkan suhu kabin agar 21 derajat, saat udara panas maka kipas akan berputar lebih kencang, sebaliknya saat udara dingin, maka kipas akan berputar lebih pelan.

Peredaman suara pada mobil ini dapat saya katakan sangat baik, suara dari luar tidak begitu terdengar, bahkan suara mesin masih terdengar halus saat kendaraan dipacu 140 km/jam di jalan bebas hambatan.

Soal suspensi, saya sendiri merasa untuk ukuran mobil eropa suspensi mobil ini agak keras, masih cukup nyaman memang untuk menghadapi jalanan berlubang, namun kenyamanan bantingan saya rasakan masih dibawah Peugeot 406 atau bahkan 306.

Untuk urusan hiburan, standarnya mobil ini dilengkapi dengan head unit single din yang dapat memutar CD dan radio. Karena terbilang sudah cukup berumur, tentu saja head unit ini tidak dapat memutar mp3 dan juga tidak memiliki colokan USB untuk mencolok flashdisk maupun pemutar musik mp3. Head unit ini dapat dikendalikan dari pengendali yang letaknya dekat lingkar kemudi, sehingga tidak perlu melepaskan tangan dari lingkar kemudi saat ingin memindahkan saluran radio ataupun merubah volume suara.

  • Pengendaraan

Sebenarnya ada banyak varian mesin pada Peugeot 307, namun mobil saya menggunakan mesin bensin 1600 cc yang disandingkan dengan transmisi otomatis 4 percepatan dengan mode tiptronic. Jika anda penggemar kendaraan bertenaga besar, maka mungkin kendaraan ini bukan untuk anda, saya merasakan pada putaran mesin bawah, kendaraan ini agak kurang bertenaga, namun keadaan membaik saat putaran mesin menyentuh angka >3000 rpm. Teknologi mesin yang digunakan belum secanggih mobil-mobil masa kini, sehingga konsumsi bahan bakarnya pun tergolong tidak terlalu irit. Untuk pemakaian normal dalam kota, mobil ini mencetak angka sekitar 8-9 km/l, sedangkan untuk rute luar kota, apabila dibawa dengan konstan dan halus, mobil ini mampu meraih angka 15-16 km/l, cukup lumayan untuk mobil produksi tahun 2002. Bahan bakar yang digunakan? Buku manual menyarankan mobil ini diberi bahan bakar ber oktan > 93, dimana syarat itu hanya dapat dipenuhi oleh bahan bakar Pertamax+ dan yang sejenisnya (beroktan 95). Namun demikian, saya sudah pernah mencoba mobil ini dengan menggunakan premium, maupun pertamax biasa, dan mobil ini terbukti mampu berjalan tanpa masalah sama sekali saat menggunakan bahan bakar ber oktan < 93, namun tetap, saya menyarankan agar bahan bakar yang digunakan minimal pertamax 92, agar kinerja kendaraan tetap optimal.

Hal yang paling tidak saya sukai dari mobil ini adalah transmisinya, gearbox AL4 saya rasakan kurang responsif, bahkan saat menggunakan mode tiptronic sekalipun, dimana pengemudi dapat memindahkan gigi secara manual. Ada jeda yang cukup terasa saat menggerakkan tuas transmissi hingga gigi berpindah, cukup mengganggu saat ingin memacu kendaraan. Perpindahan gigi 1 ke 2 agak kurang mulus, namun sisanya berjalan dengan sangat mulus. Transmisi kendaraan ini juga dilengkapi mode snow dan sport yang mana akan merubah karakter perpindahan gigi kendaraan saat salah satu tombol tersebut ditekan.

Adapun hal yang paling saya suka dari mobil ini adalah handling-nya. Pergerakan mobil sangat responsif mengikuti putaran roda kemudi, dan karena suspensinya rigid, maka mobil sangat stabil saat digunakan untuk menikung dalam kecepatan tinggi. Mobil ini juga terasa lincah saat melibas jalan penuh kelokan, ataupun saat ingin berkendara secara zig zag pada kecepatan tinggi, tidak terasa ada gejala limbung pada mobil ini. Oh ya, mobil ini sudah dilengkapi Electronic Power Steering, sehingga roda kemudi akan terasa ringan pada kecepatan rendah, dan akan terasa lebih berat pada kecepatan tinggi, menarik bukan?

  • Fitur Keamanan

Apa yang anda harapkan dari keamanan kendaraan eropa? Mobil ini menyediakan berbagai macam fasilitas yang mampu membuat anda merasa aman di dalamnya. Mulai dari rem, yang dilengkapi dengan ABS, EBD, plus Brake Assist, 6 buah airbag, dan rancangan ruang mesin yang (katanya) kalau kendaraan menabrak sesuatu mesin akan langsung jatuh sehingga mencegah penumpang terjepit di kendaraan (entah ya, saya belum dan tidak berminat untuk mencoba fitur yang satu ini :p)

Oh ya, mobil ini juga dilengkapi dengan immobiliser, jadi meskipun mobil ini termasuk jarang diincar pencuri, anda bisa lebih tenang saat meninggalkan kendaraan ini di pinggir jalan. Fitur keamanan lainnya juga, katanya sih, kalau spion mobil ini dicuri orang, ketika spion itu dipasang di kendaraan lain tidak akan bekerja, namun entah, saya lebih berharap spion mobil saya tidak pernah dicuri

  • Fitur Lain

Hal yang paling menarik dibicarakan pada saat membahas Peugeot 307 adalah fitur lain yang dimiliki kendaraan ini, mari kita lihat

1. Glovebox yang dilengkapi dengan penyejuk udara, sehingga jika menyimpan minuman di dalamnya, maka setelah beberapa waktu minuman tersebut akan menjadi minuman dingin.

2. Spion yang akan melipat dengan sendirinya dan kaca yang akan menutup dengan sendirinya saat kendaraan dikunci dengan remote. Praktis, tidak takut spion terbentur sesuatu, dan tidak lupa lagi menutup kaca saat meninggalkan kendaraan

3. Sensor Wiper. Wiper akan menyesuaikan kecepatannya dengan intensitas hujan, sehingga tidak perlu lagi mengubah-ubah kecepatan wiper secara manual

4. Telescopic Steering. Lingkar kemudi pada kendaraan ini dapat disesuaikan posisinya, tidak hanya naik turun saja, tapi juga maju mundur. Cukup memudahkan untuk mendapatkan posisi mengemudi yang nyaman.

4. Sensor Lampu. Ya, bahkan headlight mobil ini dilengkapi sensor yang dapat mematikan dan menghidupkan secara otomatis. Namun, pada kenyataannya saya merasakan sensor ini terlalu sensitif, sehingga saya mematikan fitur ini di mobil saya.

5. Sensor lain-lain. Mobil ini memiliki banyak sensor, sehingga ketika ada masalah, mobil ini dapat menampilkan masalah apa yang terjadi pada MID (multi information display) yang terletak pada tengah dashboard, seperti menampilkan pesan “Automatic Gear Fault”, atau “Anti Pollution Fault” dan semacamnya.

Sebenarnya masih banyak lagi fitur lucu dan bahkan mungkin tidak penting yang ada pada mobil ini, tapi saya rasa kelima fitur tadi sudah cukup menggambarkan fasilitas yang ditawarkan mobil ini.

Adapun hal lain yang ingin saya bahas disini adalah mengenai cost of ownership. Banyak yang berkata bahwa mobil eropa sulit dirawat dan suku cadangnya berharga tinggi. Sepengalaman saya, saya pernah membandingkan harga spare part yang sama-sama asli antara peugeot dan mobil keluaran jepang, hasilnya harganya sama, bahkan spare part peugeot lebih murah beberapa ribu rupiah. Jadi saya menyimpulkan bahwa harga suku cadang mobil ini tidak berbeda dengan suku cadang mobil keluaran Jepang di kelas yang sama. Namun demikian, saya mengakui bahwa tidak mudah menemukan bengkel di luar bengkel resmi yang mampu menangani kelistrikan kendaraan ini. Untuk anda yang tinggal di daerah Bogor, dapat membawa kendaraan anda ke Benefit Auto Service, letaknya di dekat sekolah kesatuan di daerah ranggagading. Bengkel ini mampu menangani mobil-mobil keluaran eropa, dengan biaya yang relatif murah.

Singkat kata, untuk kendaraan bekas dengan range harga sekitar 100juta rupiah, mobil ini menawarkan banyak fasilitas. Jika anda menginginkan kendaraan untuk dipakai, dan bukan untuk dijual kembali, mobil ini sangat layak dibeli, namun perlu diingat, depresiasi harga pada kendaraan eropa cukup besar, jadi jangan terkejut jika saat ingin menjual kembali harga kendaraan anda sudah turun jauh dibanding saat anda membeli.

Saya menulis tulisan ini karena pada saat dulu saya mencari informasi tentang mobil ini, saya tidak mendapatkan informasi yang lengkap mengenai mobil ini dalam bahasa Indonesia. Jadi, semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda yang mungkin sedang berfikir untuk membeli sebuah mobil peugeot, ataupun bagi anda yang hanya mencari informasi lebih lanjut tentang mobil ini saja. :)